"Itu" Bukanlah makanan yang Lezat

Hembusan angin Rian jagal dari jombangpun semakin lama semakin memudar, pudar bukan karena angin kesejukan yang hadir akan tetapi ancaman "angin topan" siap menghantui tanah air kita ini. *sedikit polesan hiperbolisme walau dalam keadaan sebenarnya lebih parah dari bahasa saya* Apa itu ???

Ancaman daging limbah hotel, rambak dari kulit limbah pembuatan sepatu (berita ini saya dengarkan di trans7 siang tadi), gorengan yang berbumbu plastik, membuat gulali dengan pewarna pakaian dan masih beribu-ribu permasalahan yang ada di negara kita. Semua itu saya umpamakan topan yang sedikit demi sedikit menghancurkan nurani dan moral bangsa kita. Lagi dan lagi telinga dan mata saya mendengar dan melihat kejadian demi kejadian yang menunjukkan betapa terpuruknya kita saat ini. Krisis ekonomi menjadi aling2 untuk mencari sesuap nasi dengan menghalalkan segala cara, walau cara itu adalah saling membunuh antara manusia dengan manusia yang lainnya. *saya yakin kali ini saya tidak hiperbola* Okelah klo rian bisa kita katakan dia adalah pembunuh yang sebenarnya. dengan memukul, mencekik dan mengubur sehingga bisa menyebabkan kematian korban. lha klo daging atau gorengan itu?!

yups.., alasan saya adalah beberapa bumbu/bahan yang di campurkan ke dalam olahan daging/kulit tersebut. untuk membuat pembeli tergiur mereka sengaja mencucinya dengan formalin kemudian di beri pewarna pakaian sehingga akan terlihat makanan itu segar dan siap hidang kembali dengan menu yang berbeda-beda. Saya yakin teman2 juga akan berfikir, itu akan sangat membahayakan bagi kesehatan kita dan akan menyebabkan kematian pula kan?!.. apa lagi kejadian gorengan/lalapan yang berbumbu plastik itu!!! Saya semakin ga habis pikir, Mereka memikirkan apa ketika melakukan itu? mereka mengolok2 rian sebagai pembunuh berdarah dingin tapi menurut saya merekalah yang lebih tepat di katakan seperti itu. *dalam hati kecil saya sich dua2nya pembunuh berdarah anj*ng huh...*

Semoga bulan ramadhan ini menyadarkan mereka bahwa plastik, formalin dan pewarna pakaian itu bukanlah makanan yang lezat dan jauh dari kandungan vitamin A, B, C dan D hallah.. maksud saya mereka menjadi sadar bahwa itu akan membahayakan. Amieeen....

15 komentar:

gus mengatakan...

untuk org berjenis seperti saya. yang tak punya juru masak sendiri dirumah. rasanya hanya doa aja deh yang bisa dilakukan agar plastik dan pewarna kain tersebut dak mampi nrusak organ dalam saya

Oeoes mengatakan...

moga saja mereka sadar semua,
ya mungkin inilah potret bangsa indonesia kang, sedih juga melihatnya.
sulit mencari makanan yang sehat sekarang kang, mau pake yang instan banyak makanan kadaluarsa tetap beredar dipasaran.

ndop mengatakan...

untungnya saya ndak tergiur sama warna mencolok..

menurut saya, semakin mencolok warna makanan, semakin mencurigakan!!

paank Fachrezi mengatakan...

sekarang jaman makin susah, orang melakukan 'segala cara' untuk dapetin duit.
Hhhh,...
in-do-ne-sia
kapan kau bangkit?

Lyla mengatakan...

semoga hal ini tidak terjadi lagi. gimana nasib generasi kita kalo dikasih makanan seperti itu???

indra fansblogs mengatakan...

Hallo.. siapa disana ?
Oya, numpang promosi sedikit engga apa-apa kan ? he..he..he..
Bagi yang suka maenin Friendster, apalagi pengen ngejailin temen atau melihat-lihat profile dan foto yang suka di private, kita bisa melihat itu semua.
Caranya ? Pasti dengan teknik Hacking donk.
Download E-Book Friendster Hacking ini secara GRATIS, ukurannya kira-kira 4 MB dan 80 Halaman lebih yang akan memberitahukan bagaimana cara melakukan Hacking pada Friendster.
Tidak lupa juga, kita akan bisa mendapatkan username dan password seseorang dengan cara membuat halaman login palsu Friendster.
Penasaran ? Download E-Book Friendster Hacking di http://www.ziddu.com/download/2205528/Friendster_Hacking.zip.html

Terima kasih yah, sudah mengizinkan aku untuk promosi he..he..he..
Salam Blogger Indonesia.

Fans Blogs
Tips Tricks Internets Hackings.
http://fansblogs.blogspot.com | http://www.fansblogshacks.co.cc

Anang mengatakan...

mengerikan... makanan dimana2 penuh prasangka buruk tentangnya... hiks.... mending makan dirumah bikin2 sendiri

Akhmad Zaini mengatakan...

Mungkin sudah jadi tradisi pemikiran bangsa kita, pengen untung cepat, instan dengan biaya yang sekecil-kecilnya, tak peduli meskipun harus merugikan orang lain, na'udzubillah tsumma na'udzubillah ....

IYeeS mengatakan...

Para Tetua: Matur Nuwun dah meninggalkan jejak lagi di Iyees hehe...
Pruthon : Akhirnya hadir juga dirimu disini kekeke...Tita Mar Tita : Maksudnya???

elys welt mengatakan...

paling enak memang makan masakan sendiri di rumah terjamin segalanya, jadi nggak biasa tuh aku jajan :)

acy mengatakan...

ngeliat berita apalagi yang berhubungan sama food bikin acy jadi ati2 sekarang kalo makan, takut kena infeksi,hiiii :)

trendy mengatakan...

menjelang lebaran semuanya kejar setoran!
wekekekekekek!

Posting Komentar

Informasi Pilihan Identitas:
Google/Blogger : Khusus yang punya Account Blogger.
Live Journal, Wordpress, TypePad, AIM : Jika mempunyai Account Live Journal, Wordpress, TypePad dan AIM
Open ID : Jika tidak punya account blogger namun punya alamat Blog atau Website.
Nama/URL : Jika hanya ingin mengisikan Nama dan URL.
Anonim : Jika tidak ingin mempublikasikan profile anda (sangat tidak disarankan).